Kronologis penerangan wisma HMI Cabang Makassar

Waktu
16. 30 – 20. 00 :
Sejumlah aktivis HMI bersama sejumlah Mahasiswa Universitas “45” Makassar melakukan Aksi demonstrasi di depan Kampus Universitas “45” Makassar menuntut Penyelesaian Kasus SKANDAL BANK CENTURY sambil memblokir jalan dan membakar ban bekas, dalam proses berjalanya aksi tersebut ada sekelompok orang yang tidak dikenal yang terindikasi sebagai anggota Densus 88 POLDA SULSELBAR kemudian hadir dalam krumunan aksi tersebut, sehingga untuk mencegah profokasi aksi coba untuk di hentikan, dan mencoba untuk mengidentifikasi lebih jauh orang yang tidak dikenal tersebut namun terjadi semacam gesekan dan kesalapahaman antara salah satu anggota densus tersebut dengan peserta aksi, setelah mencoba untuk melakukan negosisasi perdamaian dengan melewati beberapa Mahasiswa senior dan aparat yang bertugas di tempat tersebut namun peserta aksi tidak mendapat respon untuk berdamai, sehingga peserta aksi memutuskan untuk melanjutkan aksi di depan Wisma HMI Cabang Makassar di Jl. Botolempangan No. 39 Makassar dalam perjalanan ke Wisma HMI cabang Makassar, kami di ikuti, di ancam dan coba di hentikan oleh anggota Densus tersebut yang berjumlah sekitar 15 orang dengan menggunakan Speda Motor namun tidak berhasil.
Setelah kami tiba di Wisma HMI Cabang Makassar anggota Densus tersebut langsung bertindak represif dengan cara memukuli semua kader HMI yang sementara sudah berada dalam Wisma serta memecahkan kaca pintu wisma dengan menggunakan gagang pistol.

20.23 – 23. 00
Karena kami merasa direpresif dan memasuki aula Wisma sehingga kami melakukan perlawanan setelah beberapa lama kemudian anggota densus tersebut meninggalkan Wisma dan secara bersamaan kami melakukan Aksi sebagai bentuk kecaman yang dilakukan oleh anggota densus tersebut dan kader-kader HMI sudah mulai berdatangan di Wisma untuk membantu.

23.00 – 22.30 :
Setelah berselang beberapa lama melakukan aksi di depan Wsima, Kapolda SULSELBAR tiba di wisma HMI Cabang Makassar untuk melihat keadaan wisma dan melakukan dialog kecil dengan seluruh anggota HMI yang berada di Wisma pada waktu itu dan di kahir pembicaraan Kapolda meminta untuk ke POLWILTABES untuk melapor terkait dengan penyerangan tersebut dan KAPOLDA juga menunggu di sana untuk melakukan dialog dengan anggota HMI lebih jauh, namun ironisnya setiba di kator POLWILTABES anggota HMI di antaranya Pengurus HMI Cabang Makassar yaitu Ketua Umum, Sekretaris Umum dan beberapa pengurus Presidium Cabang, kembali mendapat perlakukan represif dengan cara Pemukulan, Pengeroyokan, penyeretan dan penahanan dalam ruang sel oleh aparat kepolisian yang di POLWILTABES Makassar pada malam hari itu.

23.50 – 00.00 :
Setelah insiden represif kepolisian di kantro POLWILTABES kami kembali ke Wisma HMI Cabang Makassar untuk melakukan konsolidasi kembali atas insiden tersebut sambil melakukan aksi demonstrasi kembali di depan Wisma HMI Cabang Makassar, dan tidak lama kemudian kami kembali lagi ke kantor POLWILTABES Makassar untuk di Fisum luka-luka dan korban hasil dari insiden tersebut.

Kamis, 04 Maret 2010
Waktu
09.00 – 12.00
Ke esok harinya karena belum mendapat sebuah kepastian yang jelas dari pihak Kepolisian atas insiden sebelumnya, kami kembali melakukan aksi di depan Wisma HMI Cabang Makassar dan memblokir sepanjang Jalan Botolempangan setelah hampir satu harian melakukan aksi tetap belum mendapat kepastian hukum dari aparat kepolisian, sehingga seluruh peserta aksi merasa geram dan terpicu emosionalnya menyepakati untuk mendatangi Polsek Ujung Pandang yang tidak jauh dari Wisma HMI Cabang Makassar, setelah tiba di Polsek tersebut karena peserta aksi semakin banyak sudah tidak mampu terbendung maka terjadilah pelemparan kantor kepolisian tersebut.

12.15 – 12.20 :
Setelah peserta aksi melakukan pelemparan di kanrtor Polsek, kami kembali mendapat penyerangan dari aparat kepolisian, karena kekuatan kepolisian tidak mampu memgimbangi massa aksi, maka pihak kepolisian mencoba memprofokasi beberapa masyarakat sekitar 4 orang warga untuk melempar ke arah massa aksi, dan pada saat saling lempar antara wagra yang diprofokasi dan kepolisian tidak lama kemudian semakin banyak aparat yang hadir dengan menggunakan pakaian preman seperti pakaian warga yang mengatas namakan diri sebagai warga yang resah karena penutupan jalan Botolempangan. Setelah kami melakukan pertahanan yang cukup lama dan mencoba meminta kepada warga yang terprofokasi untuk keluar dari barisan polisi, aparat kepolisian (Intel) yang menggunakan pakaian preman terus berdatangan dan memberikan komando untuk melempar sampai kami terdesak masuk dalam wisma dan mencoba untuk mengamankan diri dan berlindung, Secara bersamaan aparat kepolisian terus melempar ke arah Wisma HMI Cabang Makassar, dan terus masuk memporak-porandakan semua inventaris Wisma HMI dan merusak sejumlah Speda Motor yang diparkir di dalam Wisma HMI Cabang Makassar serta sejumlah kursi dan satu Unit Komputer dan beberapa inventaris hilang.
Setelah kami sudah tidak mampu melakukan perlawanan kamipun sekitar 23 orang terjebak dalam area Wisma di tangkap dan di amankan di POLWILTABES Makassar

Makassar, 05 Maret 2010

Pengurus
Himpunan Mahasiswa Islam
Cabang Makassar

AMAL SAKTI
Ketua Umum

Sumber : http://bottolempangan.blogspot.com

One thought on “Kronologis penerangan wisma HMI Cabang Makassar”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s