Aku rindu rumah itu..

Dulu aku pernah singgah di rumah itu…

aku belajar dan mencoba menempa diri bersama teman teman lainya. di ajarkan apa tujuan hidup yang benar bahkan bila dari sisi akidah yang kuyakini. itu kuanggap tujuan yang sebenarnya bila dilihat dari segi teori. menjadi sosok idealis, peka terhadap kehidupan sosial, berguna untuk nusa bangsa. agama,keluarga, dan untuk semua.

di rumah itu….
kami berbagi…berdiskusi,berbicara tentang pergerakan, tertawa,bercanda,dan apa pun saja.
di rumah itu……
kami bersama membaca surah – surah sayin di malam jumat, memotong hewan qurban,membungkus,dan membagikanya kepada para tetangga.

dirumah itu…
bersama membahas persiapan aksi untuk menentang kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat…
di rumah itu….
telah banyak melahirkan para tokoh, baik tokoh politis,cendikia,akademisi. dan tokoh tokoh lainya.

kini aku rindu rumah itu….
aku rindu masa itu..masa dimana aku bersama penghuni rumah itu.dan penghuni rumah – rumah lainya turun kejalan seraya berteriak. tidak untuk korupsi..!! tidak…!! untuk kolusi!! dan Tidak…!!! untuk Nepotisme..!!

aku rindu….
mendengar teriakan teriakan para orator. yang lantang berteriak Hidup Rakyat!!!!!

aku rindu…
dengan kepalan – kepalan tangan membumbung tinggi yang melambangkan perlawanan. dan
aku rindu kalimat Allahuakbar…serta bait bait dari lagu Indonesia Raya yang di kumandangkan seiring ber akhirnya aksi…

Selamat Rindu

dari catatan  Esha Sahbana Samba

 

 

One thought on “Aku rindu rumah itu..”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s