HMI Desak Tunggakan Gaji Karyawan RSUD Kasongan Dituntaskan


BORNEONEWS, Kasongan – HMI Komisariat Katingan mendesak Direktur RSUD Mas Amsyar Kasongan menyelesaikan masalah tunggakan gaji bagi 49 petugas rumah sakit, selama enam bulan dari Januari-Juni 2016. HMI menyayangkan gaji/insentif pegawai RSUD Mas Amsyar Kasongan itu, tertunggak sampai 6 bulan.

"Sampai-sampai puluhan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mas Amsyar Kasongan, Senin (28/6/2016), menyambangi kantor DPRD Katingan. Ini sangat disayangkan, permasalahan pembayaran gaji pegawai yang belum dibayar hingga 6 bulan ini menjadi persoalan yang sangat tidak manusiawi," kata Ketua Umum HMI Komisariat Katingan, Maulana Kawit melalui rilisnya yang dikirim ke Borneonews, Jumat (1/7/2016).

Menurut Maulana Kawit, masalah itu seharusnya tidak terjadi. Pasalnya, bagaimana petugas RSUD Mas Amsyar yang bekerja mulai pagi, siang hingga malam dan juga memiliki keluarga itu, tidak mendapatkan hak mereka sebagaimana mestinya.

Untuk itu HMI berharap kepada pemerintah daerah dalam hal ini Direktur RSUD Kasongan, Noor Sianturi dapat menyelesaikan permasalahan tunggakan gaji bagi 49 pegawainya itu sebelum Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah ini.

Mengenai permasalahan SK BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) yang dianggap menjadi dasar permasalahan status ke 49 pegawai RSUD ini, menurut Maulana Kawit, adalah permasalahan internal yang seharusnya cepat dibijaki. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangka Raya Kampus II Kasongan itu, berharap masalahnya jangan sampai terus berlarut-larut.

"Bila permasalahan ini tidak dapat diselesaikan, pimpinan rumah sakit lebih baik mengundurkan diri," tegasnya.

Pasalnya, menurut Ketua Umum HMI Komisariat Katingan, Maulana Kawit, kondisi itu merusak salah satu visi Bupati Katingan, yang berkomitmen menciptakan Katingan Sehat. Ia memperkirakan, permasalahan itu juga akan berimbas terhadap kinerja pegawai dalam melayani masyarakat yang berobat di RSUD Mas Amsyar Kasongan. (ABDUL GOFUR/N).

http://www.borneonews.co.id/berita/36000-hmi-desak-tunggakan-gaji-karyawan-rsud-kasongan-dituntaskan

Ikuti, Lomba Logo HUT 50 tahun KAHMI


Presidium Majelis Nasional KAHMI dalam rangka 50 Tahun Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam pada tanggal 17 September 2016 mengundang para kreator muda (terbuka untuk umum) untuk berpartisipasi mendesain logo resmi 50 Tahun KAHMI.

Transformasi logo yang diharapkan adalah modern, tidak kaku dan menarik untuk dilihat baik dari jarak dekat maupun jauh.

Karya pemenang akan digunakan secara resmi dan diaplikasikan ke seluruh materi branding milik Majelis Nasional KAHMI.

TAGAR : #Logo50TahunKAHMI

WORDMARK :
Logo wajib menampilkan kata: KAHMI

PENGHARGAAN (TOTAL 8 JUTA RUPIAH):
· Juara 1 ( Pilihan Juri ) – Penghargaan 5 Juta Rupiah
· 3 Juara Harapan (Pilihan Juri) – Penghargaan masing – masing @ 1 Juta Rupiah

TIMELINE :
· Pelaksanaan Lomba : 10 Februari 2016-15 Maret 2016
· Deadline Lomba : 15 Maret 2016 Jam 23:59 WIB
· Pengumuman Finalis : 25 Maret 2016
· Pengumuman Pemenang : 30 Maret 2016 (*timeline dapat berubah).

KRITERIA PENILAIAN :
· Kesesuaian implementasi desain dengan visi-misi KAHMI.
· Kreativitas dalam penyajian dan penyampaian visual;
· Visual tetap terlihat menarik dari sudut pandang yang dekat maupun jauh.

JURI :
1. Unsur Majelis Etika MN KAHMI

2. Unsur Majelis Pakar MN KAHMI

3. Unsur Presidium MN KAHMI

4. Unsur Majelis Penasehat

5. Unsur Kesekjenanan MN KAHMI

6. Unsur Forhati

7. Unsur Alumni HMI Non-Struktural

CARA IKUTAN :

1. Kirim desain logo karya kamu ke email Majelis Nasional KAHMI: majelisnasionalkahmi dengan subyek: “Lomba Logo 50 Tahun KAHMI”.
2. Gambar desainmu sudah diresize menjadi 620x620px;
3. Follow dan Mention karya kamu ke twitter @MNKahmi www.twitter.com/mnkahmi dan “Like” Halaman MN KAHMI di Facebook www.facebook.com/majelis,nasional.kahmi dengan tagar #Logo50Tahun KAHMI

PERATURAN :

1. Peserta dapat mengirimkan karya sebanyak – banyaknya;
2. Karya dalam bentuk desain grafis, bukan materi fotografi;
3. Karya tidak mengandung merek dagang, logo, ciptaan yang dilindungi hak cipta, atau Hak Kekayaan Intelektual dalam bentuk apapun milik pihak lain;
4. Karya harus jelas jika diperkecil 3×3 cm;
5. Peserta sepakat untuk hanya akan menyerahkan karya desain yang berupa karya asli yang sepenuhnya dihasilkan dan dimiliki oleh Peserta sendiri, dan bukan merupakan hasil peniruan, penjiplakan, perbanyakan, plagiat, dan/atau pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual atas karya milik pihak lain; di mana panitia tidak dapat dikenai pertanggung jawaban dalam bentuk apapun dalam hal timbul klaim atau tuntutan dari pihak manapun;
6. Peserta sepakat bahwa segala bentuk plagiat dan/atau pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual terkait dengan karya yang diikut-sertakan dalam Lomba ini akan menimbulkan konsekuensi baik perdata maupun pidana sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
7. Peserta sepakat untuk hanya akan menyerahkan karya desain yang belum pernah diikut-sertakan dalam kompetisi, sayembara dan/atau perlombaan apapun, baik yang dilangsungkan di dalam maupun di luar negeri;
8. Peserta sepakat bahwa selama berlangsungnya Lomba sampai dengan ditetapkannya Pemenang Lomba, karya desain yang diikut-sertakan tidak akan diumumkan dalam bentuk apapun dan/atau melalui media apapun kecuali atas perintah dan/atau persetujuan tertulis dari panitia dan/atau Majelis Nasional KAHMI, serta tidak akan diikut-sertakan dalam sayembara dan/atau perlombaan lain yang serupa baik yang dilangsungkan di dalam maupun di luar negeri;
9. Majelis Nasional KAHMI adalah pemegang Hak Cipta dan segala bentuk Hak Kekayaan Intelektual lainnya sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, yang mungkin terdapat dalam karya desain yang ditetapkan sebagai Pemenang, di mana kreator dari karya yang dimaksud tetap memiliki hak untuk diakui sebagai pihak yang menciptakan karya tersebut;
10. Majelis Nasional KAHMI memiliki hak penuh yang tidak dapat diganggu-gugat dan tidak memiliki batasan baik waktu maupun wilayah, untuk mengumumkan, memperbanyak, dan/atau mempergunakan (termasuk namun tidak terbatas mengedit dan memodifikasi) karya pemenang untuk segala kepentingan Majelis Nasional KAHMI.
11. Peraturan dapat berubah sewaktu – waktu.;
12. Keputusan panitia dan dewan juri mengikat, tidak dapat diganggu gugat dan tidak ada surat menyurat
******

Sebuah Catatan dari Ziarah Makam Pemrakarsa Pendiri HMI Prof. Drs. Lafran Pane


Makam Pemrakarsa Pendiri HMI Prof. Drs. Lafran Pane nan sederhana di Komplek Makam Islam Karangkajen Jogja.

Prof Lafran wafat di usia 69 tahun pada 24 Januari 1991. Beliau lahir pada 5 Februari 1922. Di komplek makam itu pula dua dari tiga putra/putrinya yang telah wafat disemayamkan. Letak makamnya berdekatan.

Selain itu, pendiri Muhammadiyah yang juga seorang Pahlawan Nasional, K.H. Ahmad Dahlan dan mantan Ketum Muhammadiyah K.H. A.R. Fakhrudin, serta Said Tuhuleley yang merupakan kader HMI didikan langsung Prof Lafran dikebumikan di komplek makam tsb.

Kesemua nama yang kami sebutkan di atas merupakan pribadi-pribadi bersahaja semasa hidupnya. Sebersahaja nisan-nisan mereka tatkala tiada. Namun, mereka kaya akan amal kebajikan tatkala mengarungi hidup & kehidupan di dunia.

Sebuah pesan bagi kita dan generasi mendatang yang sarat makna, pun tak ternilai harganya.

Sumber kanda Dwiki Setiawan

BARISAN HIJAU HITAM

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 6.395 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: